Memahami Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif BAGIAN C
Assalamualaikum Wr.Wb
Hallo guys, balik lagi nih keblog andre alfiansyah yang terkeren sepanjang abad hehe cie baca blog aku lagi hehe
Di kesempatan kali ini aku bakalan bahas hal yang baru yah, lebih tepatnya kita akan membahas tulisan tentang Perkuliahan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif (MPKK) Prodi Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang
Salam sejahtera bagi kita semua, semoga kita baik-baik semua yah dimasa pandemi covid 19 ini, kali ini saya akan membahas sedikit tentang pemahaman mengenai 3 metode penelitian komunikasi yaitu analisis bingkai, analisis wacana dan semiotika ada juga pembahasan nya yaitu tentang definisi metodologi penelitian, teori utama dalam penelitian tersebut serta 3 contoh penelitian di bidang itu yang pernah saya baca. Yoklah langsung masuk ke pembahasan saja.
1. Analisis Bingkai
Teori Analisis Bingkai adalah berusaha untuk menentukan kunci-kunci tema dalam sebuah teks dan menunjukkan bahwa latar belakang budaya membentuk pemahaman kita terhadap sebuah peristiwa. Menurut Panuju (2003 :1), Frame analisis adalah analisis untuk membongkar ideologi di balik penulisan informasi.
Pembingkaian Berita Media Online
(Froming Berita Kasus Korupsi Masjid Raya Sriwijaya di Liputan 6.com)
Di era saat ini menjadikan mendia online sebagai media yang begitu banyak di harapkan bisa
memberikan informasi pemberitaan dengan cepat dan mudah diakses oleh siapa saja, dibandingkan dengan media konfesional seperti televisi dan surat kabar. Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menuntut dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya dengan pidana penjara masing-masing 10 dan 15 tahun. Alasan 9ydijatuhkan hukuman karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi, ada pun hal yang memberatkan terdakwa yaitu terletak pada objek dalam perkara tersebut. Perkara ini terjadi pada masjid yang merupakan rumah ibadah untuk umat. Pokok permasalahan penelitian ini adalah bagaimana Liputan 6. Com membingkai berita kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya dengan Model Analisis Framing, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teori Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Zhongdang Pan dan Gerand M Kosicki. Tiga (3) Penelitian Terdahulu yang pernah saya baca : 1. Pembingkaian Berita unjuk Rasa Mahasiswa Papua di Istana Merdeka (Framing pada cnn indonesia.com dan Kompas.com) Sumber Sumarni Bayu Anita S.sos, M.A. 2. Analisis Framing Berita Kasus Korupsi Dewie Yasin Limpo di Harian Tribun Timur Makassar. Sumber Andi Sitti Maryandani. 3. Analisis Framing Pemberitaan Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi atas Kritik Media Massa di Media Online Sindonews.com. Sumber Vichar Pratama Putra. Dengan adanya upaya penelitian ini akan melihat bagaimana framing yang dilakukan media online dalam melihat sebuah peristiwa yang akan diberitakan. Serta melihat bagaimana pengaruh kepemilikan dan upaya media online untuk menjaga posisi netral dan objektifitas dalam pemberitaanya.
2. Analisis Wacana
Analisis Wacana Merupakan salah satu Metode Penelitian Komunikasi yang digunakan untuk meneliti suatu pesan Komunikasi yang digunakan untuk membentuk suatu wacana.
Analisis Terhadap Wacana :
“Penetapan Kenaikan Pajak 11%”
Kenaikan pajak pertambahan nilai atau PPN, yang akan dimulai Jumat 1 April 2022, dinilai pengamat ekonomi tidak tepat karena tekanan hidup masyarakat sudah berat dengan kenaikan harga kebutuhan pokok. Sementara itu, Kementerian Keuangan bersikukuh menaikkan PPN sebesar 1 persen menjadi 11% dan menyebut inflasi masih berada dalam perkiraan pemerintah. Namun, di lapangan, masyarakat, khususnya kalangan buruh tak punya pilihan untuk memangkas pengeluaran, termasuk untuk makan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui wacana dari beredarnya berita kenaikan pajak menjadi 11%. Dalam Penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik Pengumpulan data yang digunakan melalui tahap Studi Pustaka dan Observasi. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini adalah teori Van Djik. Tiga (3) Penelitian Terdahulu yang pernah saya baca : 1. Critical Discourse Analisis Terhadap Wacana : “Penetapan Sultan Sebagai Gubernur D.I.Yogyakarta.” Sumber Sumarni Bayu Anita S.Sos, M.A. 2. Analisis Wacana Tentang Pemilu Damai 2019 di Rubrik Kolom Kompas.Com. Sumber Annisa Maulina Zahra. 3. Analisis Wacana Kritis Program Mata Najwa “Balada Perda” di Metro TV. Sumber Chisto Rico Lado. Hasil dari Penelitian ini adalah Pajak pertambahan nilai atau PPN adalah pungutan pemerintah yang berasal dari setiap transaksi jual-beli barang atau jasa yang dibebankan kepada konsumen. Kenaikan pajak yang dibebankan pada konsumen ini berlangsung di tengah kenaikan barang kebutuhan, seperti minyak goreng, cabai, beras dan gula menjelang ramadan.
3. Semiotika
Semiotika adalah tentang makna keputusan. Ini termasuj studi tentang tanda-tanda dan proses tanda (semiosis), indikasi, penunjukan, kesamaan, analogi, matapora, simbolisme, makna, dan Komunikasi. Semiotika berkaitan erat dengan bidang linguistik, yang untuk sebagian besar mempelajari bagian struktur dan makna bahasa yang lebih spesifik.
Pesan Moral Dalam Film
(ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL DALAM FILM GARUDA DIDADAKU)
Analisis Terhadap Film Garuda di dadaku Dalam tugas ini saya ingin membahas peran film Bayu dalam Garuda di dadaku. Dimana setiap manusia tentu mempunyai cita-cita. Bayu, tokoh utama film ini punya keinginan yang sederhana. Ia ingin menjadi pemain sepakbola yang andal. Sebagai film anak-anak, Garuda di Dadaku mencoba membangkitkan semangat cinta Indonesia melalui sepakbola. Penonton akan mudah tergiring ke suasana patriotik ketika menyaksikan adegan Bayu yang mengenakan seragam tim nasional berdiri di tengah lapangan berumput hijau. Tak lupa, sindiran terhadap pemangku pemerintahan juga terselip dalam film ini. Ambil contoh, adegan yang menceritakan kesulitan Bayu dan rekannya mencari lapangan sepakbola untuk berlatih. Akting aktor cilik pendatang baru Emir yang memang memiliki kemampuan memainkan si kulit bundar membuat ‘Garuda di Dadaku’ menjadi lebih nyata. Ditambah dukungan dari aktor-aktris kelas wahid seperti Ikranagara dan Maudy yang membuat kualitas film ini patut mendapat acungan dua jempol. Tak hanya memuat unsur perjuangan seorang bocah untuk menggapai mimpinya, nilai-nilai persahabatan juga ditanamkan lewat hubungan Bayu dengan Heri. Meski mempunyai hambatan berupa cacat fisik, Heri mampu berperan sebagai sahabat sekaligus manajer Bayu. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Roland Barthes.Tiga (3) Penelitian Terdahulu yang pernah saya baca : 1. REPRESENTASI ORANG TUA TUNGGAL PADA IKLAN SITUS WEB PERDAGANGAN ELEKTRONIK (ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN BLIBLI.COM VERSI “BAHAGIA ITU KITA YANG BUAT”) sumber Sumarni Bayu Anita. 2. ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL DALAM FILM KELUARGA CEMARA sumber Ariani. 3. ANALISIS SEMIOTIK TERHADAP IKLAN SUSU BENDERA EDISI RAMADHAN 1430 H DI TELEVISI sumber Siti Sopianah. Dibagian Akhir tulisan ini ,saya ingin sedikit berpendapat bahwa film Garuda Di Dadaku telah menunjukan kepada seluruh rakyat Indonesia bukan hanya para anak-anak tapi juga kaum dewasa semangat perjuangan yang harus terus di pupuk demi kesejahteraan Indonesia.
Semoga blog saya bisa dibaca dengan senang hati dari teman teman semua hehe dan bisa jadi referensi untuk kedepannya dari teman teman semua.
Mungkin ini saja yang bisa saya perjelas pemahamam mengenai 3 metode penelitian komunikasi yaitu analisis bingkai, analisis wacana dan semiotika ada juga pembahasan nya yaitu tentang definisi metodologi penelitian,
baiklah teman teman sekian dari saya lebih dan kurang saya mintaa maaf, Sampai jumpa di blog saya selanjutnyaaaa, dahhh see you!!!



Komentar
Posting Komentar