Memahami Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif BAGIAN A
Assalamualaikum Wr.Wb
Hallo guys, balik lagi nih keblog andre alfiansyah yang terkeren sepanjang abad hehe cie baca blog aku lagi hehe
Di kesempatan kali ini aku bakalan bahas hal yang baru yah, lebih tepatnya kita akan membahas tulisan tentang Perkuliahan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif (MPKK) Prodi Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang
Salam sejahtera bagi kita semua, semoga kita baik-baik semua yah dimasa pandemi covid 19 ini, kali ini saya akan membahas sedikit tentang pemahaman mengenai 3 metode penelitian komunikasi yaitu studi kasus, etnografi komunikasi dan etnografi virtual ada juga pembahasan nya yaitu tentang definisi metodologi penelitian, teori utama dalam penelitian tersebut serta 3 contoh penelitian di bidang itu yang pernah saya baca. Yoklah langsung masuk ke pembahasan saja.
Memahami Metode Penelitian Komunikasi
Penelitian Komunikasi secara epistimologis membutuhkan seperangkat cara yang akan digunakan dalam menjalankan penelitian. Seperagkat cara tersebut disebut sebegai metodologi penelitian. Dalam kaidah komunikasi sebagai ilmu, metodologi penelitian komunikasi diawali dengan pemilihan paradigma dengan beragam asumsi yang melingkupinya. Setelah menentukan paradigma maka perangkat ukuran, pengumpulan data, analisis harus ditentukan (Creswell, 1998). Secara garis besar paradigma penelitian komunikasi dibagi kedalam dua paradigma besar yaitu: paradigma positivis (positivist approach) dan paradigma interpretif (interpretive approach) (Neuwman, 2004).
A.Studi Kasus
Metode Penelitian yang memiliki unit analisis yang lebih mengacu pada tindakan individu atau lembaga dibandingkan dengan diri individu maupun lembaga itu sendiri. Dapat dikatakan studi kasus lenih berfokus pada tindakan atau perilaku yang dihasilkan.
KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN ANAK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU ANAK
(Studi Kasus di SD Islam Fatimah di Talang Kelapa kota Palembang)
Kebutuhan komunikasi pada setiap individu merupakan kebutuhan yang sangat vital dalam kehidupannya. Betapa tidak, untuk berhubungan dengan orang lain saja dibutuhkan komunikasi yang baik. Dalam hal ini, khususnya komunikasi antara orang tua dengan anak dapat dipandang sebagai suatu usaha untuk mengetahui, memantau serta mengarahkan perkembangan pada diri anak, karena sedewasa apapun anak masih benar-benar membutuhkan seseorang yang dianggapnya lebih dewasa sehingga dapat mengayominya dengan baik. Dalam penelitian ini metode yang penulis gunakan adalah metode Deskriptif Analisis. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional yaitu untuk mencari pengaruh antara kedua variabel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling, dimana dalam pengambilan sampel ini penulis mengambil 40 orang siswa-siswi dari SD Islam Fatimah Palembang, yang dari sekolahnya penulis ambil 20 orang. Instrument yang diberikan kepada responden berupa Quesioner (angket) untuk variabel komunikasi antara orang tua-anak dan perilaku anak. Dalam mengelola angket ini, penulis menggunakan rumusprosentase kemudian diolah dan dijelaskan secara deskriptif. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Teori John Locke.
Sebagian besar siswa-siswi SD Islam Fatimah Palembang memiliki perilaku cukup baik. Dapat dilihat dari hasil yang penulis peroleh pada tabel prosentase mengenai perilaku mereka sehari-hari terhadap Sang Khalik dan terhadap sesama seperti sikap atau tindakan mereka terhadap Allah Swt, orang tua, guru dan teman dalam kehidupan sehari-hari yang tergolong cukup baik. Adapun penelitian yang pernah saya baca 1. Analisis Perencanaan dan Strategi Komunikasi (Studi Kasus Tentang Implementasi Program Jenjang Jabatan Akademik Dosen di Kopertis Wilayah II Palembang 2. PENGARUH KOMUNIKASI ORANGTUA TERHADAP POLA PERILAKU REMAJA WARGA RT/RW 05/09 PENANCANGAN BARU KOTA SERANG sumber Hegar Aditya Ladzuar. 3. Pengaruh Sosialisasi Gotong Royong oleh dompet dhuafa volunteer kepada lingkungan masyarakat rumah susun PTC sumber Andre Alfiansyah. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi antara orang tua-anak terhadap perilaku anak. Dengan menciptakan komunikasi yang efektif dan efisien antara orang tua-anak ataupun sebaliknya diharapkan anak dapat berkembang dengan baik secara fisik maupun psikis.
B. Etnografi Komunikasi
Penelitian etnografi adalah metodu kualitatif di mana peneliti mengamati dan/atau berinteraksi dengan subjek yang diteliti di lingkungan kehidupan nyata mereka. Etnografi dpopulerkan oleh antropologi di berbagai ilmu social. Contoh Penelitian Etnografi Komunikasi yang saya buat :
Komunitas Kelompok Sosial dan Media Komunitas
(Studi Enografi tentang Peran Aksi Cepat Tanggap Kota Palembang Dalam Membantu Warga Sungsang yang mengalami Kebakaran)
Aksi Cepat Tanggap merupakan Lembaga Sosial Kemanusiaan. Penelitian ini Menganalisis peran ACT dalam membantu masyarakat sungsang yang mengalami kebakaran pada tanggal 02 April 2022 tercatatat sebanyak 26 rumah ludes terbakar di lorong Kerangga di Desa Sungsang I. Sejak awal musibah kebakaran Tim Emergency Response ACT segera ke lokasi bencana untuk melakukan Assesment dan menurunkan sejumlah bantuan emergency. Metode dalam Pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara mendalam, Observasi dan Dokumentasi. Teori dalam Penelitian ini Teori Echoing Anderson, Poster (1995). Dan tiga (3) Penelitian terdahulu yang pernah saya baca ; 1. Media Komunitas dan Konstruksi Identitas Kelokalan (studi etnografi Tentang wong kito.net bagi blogger “wong kito” di Kota Palembang). Sumber Sumarni Bayu Anita, S.Sos,M.A. 2. Pengaruh Komunikator (Voluntter/Relawan) Terhadap Motivasi Belajar Anak Jalanan Sumber Maulidina Isnanini. 3.Aksi Sosial Komunitas Relawan Anak Sumatera Selatan Sumber K. Koraima. Hasil Penelitian menunjukkan Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sebanyak 41 KK atau 135 Jiwa kehilangan rumah dan harta benda mereka. Sejumlah bantuan Aksi Cepat Tanggap telak disalurkan ACT untuk warga disana,namun bantuan-bantuan lainnya seperti obat-obatan masih dibutuhkan oleh warga.
C. Etnografi Virtual
Cristine Hine (2000,2015) menyatakan bahwa etnografi virtual merupakan metode yang digunakan untuk menyelidiki internet dan melakukan eksplorasi terhadap entitas saat menggunakan internet. Etnografi virtual juga mempresentasikan implikasi dari komunitas termediasi internet. Contoh penelitian Etnografi Virtual yang saya buat :
Analisis Media Humas Dalam Etnografi Virtual
(Studi Kasus Manajemen Humas Pemerintahan Kabupaten MUBA Dalam Mempromosikan Profil Kab. MUBA Melalui Video Profil.)
Beberapa Kabupaten di Indonesia Khususnya Provinsi Sumatera Selatan sudah melakukan program promosi melalui media baru seperti Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan semua kondisi, situasi dan fenomena sosial apa yang terjadi di masyarakat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teori yang Digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Cutlip, Center dan, Broom, Alasannya teori ini menggunakan 4 Tahapan 1. Mendefinisikan Problem PR 2. Perencanaan dan Pemograman 3. Aksi dan Komunikasi 4. Evaluasi Program. Tiga (3) teori terdahulu yang pernah saya baca; 1. Analisis Media Siber Dalam Etnografi Virtual (Studi Kasus Famtrip GenPI Sumatera Selatan ke Lahat dan Pagaralam Tahun 2017). Sumber Sumarni Bayu Anita, S.Sos,M.A. 2. Manajemen Hubugan Sekolah dan Masyarakat Dalam Pendidikan. Sumber Munirwan Umar. 3. Strategi Humas Dalam Meningkatkan Reputasi Sekolah. Sumber Indhira Hari Kurnia. Pada Penelitian ini, peneliti ingin mengidentifikasi dan mendeskripsikan hal-hal yang terjadi pada manajemen humas dalam mepromosikan problem PR, Perencanaan dan Pemogramaan, Aksi dan Komunikasi serta Evaluasi Program. Hasil penelitian menunjukkan dengan cukup baik ditandai dengan meningkatnya salah satu kerajinan MUBA yaitu GAMBO.
Semoga blog saya bisa dibaca dengan senang hati dari teman teman semua hehe dan bisa jadi referensi untuk kedepannya dari teman teman semua.
Mungkin ini saja yang bisa saya perjelas pemahamam mengenai 3 metode penelitian komunikasi yaitu studi kasus, etnografi komunikasi dan etnografi virtual ada juga pembahasan nya yaitu tentang definisi metodologi penelitian,
baiklah teman teman sekian dari saya lebih dan kurang saya mintaa maaf, Sampai jumpa di blog saya selanjutnyaaaa, dahhh see you!!!





Komentar
Posting Komentar